Sempat aku berniat untuk benar-benar menjauh, melupakan dan
menghilang darinya. Mencoba untuk membuka hati untuk orang lain. Dan berharap
“sakit” ku segera sembuh. Aku bosan terus-menerus berada dalam situasi ini.
Situasi yang cukup menyakiti diriku sendiri. Aku mencintai seseorang yang tidak
(bisa) mencintaiku.
Tapi semuanya tak bisa semudah yang dibayangkan. Saat
kondisi sepi pasti fikiran tertuju ke dia. Memori – memori itu kembali terkuak. Kebersamaan yang begitu singkat itu
selalu terus terbayang. Semakin aku mencoba untuk benci, bayangnya terasa semakin nyata.
Aku tau aku tak bisa terus menerus begini. semua pasti ada akhir… seperti aku dan kamu.
semoga tak ada sesal dalam dirimu yang
sudah menyia – nyiaka seseorang yang benar mencintai dan menyayangimu. Aku pun
tak menyesal bisa mengenalmu sedikit lebih dari biasanya meskipun hanya
sejenak. Akan kujadikan kisah itu sebagai kenangan terindahku bersamamu.
Semoga kelak kita bisa bertemu lagi dengan kisah kita masing
– masing. Semoga kita bisa bahagia meskipun kita tak bisa bersama.
Thanks buat sedikit waktunya. Dan itu berharga :’) :*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar