Jumat, 13 Maret 2009

tips-tips b'busana

Tips Berbusana ke Pesta Cetak halaman ini

Bila Anda berencana menghadiri sejumlah pesta, ikuti sejumlah tips menata penampilan dari desainer kondang Robby Tumewu berikut ini.

- Jangan takut memilih busana dengan warna cerah. Warna-warna cerah justru berperan membantu penampilan dan wajah Anda jadi lebih menarik. Selain itu, warna cerah juga membuat kulit Anda terlihat lebih terang.

- Bila Anda ingin membeli baju baru, belilah baju sesuai warna baju yang telah Anda miliki sebelumnya. Pilih warna yang senada, dengan gradasi dari yang muda hingga yang tua. Dengan demikian, kita dapat lebih mudah memadupadankannya kelak.

- Aksesori memiliki fungsi mempermanis penampilan. Karena itu, tak ada kaitannya dengan harga. Aksesori berharga mahal tidak menjamin penampilan Anda akan lebih baik. Namun aksesori murah yang dipilih dengan tepat dapat sesuai digunakan dalam berbagai kesempatan.

- Bila pesta dilangsungkan sehabis jam kerja sementara Anda tak sempat pulang ke rumah, tak perlu bingung. Ambil saja korsase dan sematkan pada dada sebelah kiri atau pada leher seperti pita kupu-kupu. Bila Anda menggunakan jilbab, sematkan korsase dekat telinga pada kerudungnya. Hasilnya akan terlihat cantik.

- Kain selendang tipis dari jenis sifon dapat pula digunakan sebagai pelengkap penampilan untuk ke pesta. Terutama bagi mereka yang bertubuh tinggi. Selendang bisa dikenakan di pundak dalam keadaan tergerai. Bisa pula dilipat dulu sebelum dikalungkan.

Sabtu, 14 Februari 2009

about ADA BAND

Pada tahun 1997, ADA Band merilis album pertama dengan judul "Seharusnya". Hingga kemudian istirahat 2.5 tahun dan merilis album kedua berjudul "PerADAban 2000" di bulan Juli 1999.

Setelah album kedua ini, Iso dan E'el hengkang dari ADA Band. Dengan bergabungnya Rama sebagai drummer maka dirilislah album ketiga dengan judul "Tiara" pada bulan Maret 2001.

Pada Desember 2001, Baim menyusul hengkang dan ADA Band sempat vakum selama 2 tahun.

Tahun 2003, ADA Band kembali menggebrak dengan formasi:

Khrisna Balagita Keyboard/Piano
Dika Satjadibrata Bass & Backing Vokal
Rama Yaya Muktio Drum
Marshall Suryarachman Gitar
Donnie Sibarani Vokal

Dengan formasi ini, ADA Band merilis dua album, yaitu:

Metamorphosis
The Best of Discography
Formasi terakhir sepeninggal Rama adalah:

Khrisna Balagita Keyboard/Piano
Dika Satjadibrata Bass & Backing Vokal
Marshall Suryarachman Gitar
Donnie Sibarani Vokal

Dibantu beberapa Additional Musicians, pada 2004 ADA merilis "Heaven of Love", dan "Romantic Rhapsody" pada awal 2006.

"cinema story"2007
-akal sehat
-semenit waktu
-belahan jiwa
-Lari dari kenyataan
-nyawa hidupku,
-kau dan dirinya,,
-hitam & putih,
-Tak bisa lagi menyayangmu
-Surga cinta
-Setengah hati
-Senandung lagu cinta,
-Penjara jiwa

SETENGAH HATI

TERTEGUN KU MEMANDANGMU
SAAT KAU TINGGALKANKU...MENANGIS
BODOHNYA KU MENGHARAPMU...
JELAS SUDAH TAK KAU PEDULIKAN CINTAKU

MESTINYA T'LAH KUSADARI
BETAPA PERIH CINTA TANPA BALASMU
HARUSNYA TAK KU PAKSAKAN
BILA AKHIRNYA KAU MELUKAIKU...

REFF. :
MUNGKIN KU TAK AKAN BISA
JADIKAN DIRIMU KEKASIH YANG SEUTUHNYA MENCINTAKU
NAMUN KURELAKAN DIRI JIKA HANYA SETENGAH HATI...
KAU SEJUKAN JIWA INI

KU HANYA TERUS BERHARAP
SUATU HARI KAU MAMPU SADARI
TIADA YANG PERNAH MENGERTI
SEPERTIKU SETULUS HATI MENCINTAIMU

Sabtu, 24 Januari 2009

Harmonious: Ada Band Tampil Lebih Dewasa

Meski sudah beberapa kali bongkar pasang personel, Ada Band, sepertinya masih ingin berusaha eksis di panggung musik Indonesia. Terbukti, setelah di tinggal Krishna Balagita (keyboard), Ada Band- dengan hanya tiga personel, Donnie Sibarani (vokalis), Marshal S. Rachman (gitaris) dan Dika Satjadibrata (bassis) mampu merampungkan album ke-sembilan mereka yang berjudul "Harmonious". Sebelas lagu disuguhkan ala Ada Band, yakni; Armada Masa Depan, Baikknya, Musik, Pemain Cinta, Pesona Potretmu, Bukan Cinta Sempurna, Mimpi, Cinta Sempurna, Hati Tunggal, Kuat Dahsyat, dan Suara Kecewa.

Apa yang berbeda dari album ini dibanding dengan album Ada Band sebelumnya? Secara materi musikal, kemampuan Ada Band tidak bisa diragukan lagi. Namun, band yang sempat terkenal dengan syair lagunya yang romantis ini, kini nampak lebih dewasa dalam bermusik, membuat arransement, hingga lirik. Implikasi yang tidak bisa dihindari adalah, karakter musik Ada Band yang sempat melejitkan beberapa hitsnya dalam setiap album, tampaknya kini sudah berkurang, dan terlihat lebih general.

Simak saja mulai dari tembang pertama mereka, "Armada Masa Depan". Lagu ciptaan Dika Satjadibrata, memiliki karakter musik yang berbeda. Lagu yang bertutur tentang persahabatan dan optimisme ini musiknya memang cukup unik. Diawali dengan suara flute dari additional player, Doni Koeswinarno, yang dipadu dengan harmonisasi gitarnya Marshal S. Rachman menghasilkan musik yang easy listening. Namun, dari sisi lirik tampaknya kurang memiliki kekuatan layaknya lagu-lagu Ada Band sebelumnya. Hasilnya adalah suara sang vokalis Donnie kurang tampak terdengar karakternya. Artinya, jika lagu ini dibawakan oleh penyanyi lain, akan ada kesamaan dengan suara Donnie, namun dalam hal musik sangat Ada Band sekali.

Tembang kedua bertitel "Baiknya" karya Marshal justeru sangat kental sekali menampilkan karakter Ada Band. Mulai dari musiknya yang enak didengar, syairnya yang romantasi hingga suara Donnie yang pas membawakan lagu bertema patah hati karena ditinggal kekasih ini.

Tak bisa dipungkiri, salah satu yang menjadi ciri khas-nya Ada Band adalah dentingan keyboard-nya Krishna Balagita yang kini digantikan posisinya oleh additional player, Irfan Chasmala. Dilagu berjudul "Pemain Cinta" dan "Cinta Sempurna" kita diingatkan kembali oleh kiprahnya Krishna. Sangat jelas sekali perbedaan permainan antara orang "luar" dengan personel inti dalam hal penghayatan lagu dan improvisasi. Untungnya, alunan vokal, dan bait lirik yang menjadi andalan sehingga tetap membingkai lagu dalam karakter bermusik Ada Band.

Dilagu "Kuat Dahsyat" kita dihentakan dengan alunan gaya nge-rock Ada Band. Musik kolaboratif antara suara gitar dengan drum yang berpadu dengan backing vocal, cukup terlihat sekali sebagai hasil karya eksperimental Dika dan Donnie. Dalm hal syair, dilagu ini juga sangat terlihat kedewasaan Ada Band, misalkan "Cinta bukan hanya untuk dipermainkan/Cinta harus dihargai dan dihormati.

Sepanjang pengamatan penulis terhadap kiprah Ada Band di blantika musik Indonesia, album terbaru ini sangatlah beda. Ada Band sepertinya ingin menampilkan sosok sejati sebagai musikus yang memiliki kedewasaan dalam bermusik dan mencoba menampilkan karya eksperimental dan dinamis. Memang, belum terlihat pergerakan lagu di album terbaru ini yang menyodok menjadi hits nomor 1 sebagaimana yang pernah diraih dalam album-album sebelumnya. Yang pasti ada, sejumlah lagu yang bisa diandalkan seperti terdapat pada "Armada Masa Depan", "Baiknya", "Cinta Sempurna", dan "Kuat Dahsyat". Semoga saja, Kiprah kelompok musik asal Yogyakarta ini bisa terus eksis dan menghasilkan mahakarya terbaik dalam kancah musik Indonesia saat ini dan mendatang.