Sabtu, 26 Oktober 2013

Allah sudah mengatur jalanku :')

Masa sulitku berkhir sudah. Perjalanan panjangku terhenti sudah. Saat aku sudah tak sanggup lagi menahan sesak di dada, akhirnya kuputuskan untuk mengikhaskan semuanya. Kisahku yang begitu panjang dan hampir tak pernah bahagia akhirnya selesai. Memang... memang awalnya terasa berat. Air mata terus jatuh saat aku mengingatnya. Tapi aku mulai sadar tak seharusnya aku terus jatuh seperti itu. Aku mencoba bangkit, bertahan, dan kuat tanpanya.
Allah memang Maha Segalanya. Kadang sesuatu yg tidak terpikirkan sama sekali terjadi. Dia menghadirkan seseorang yg tdk terduga untukku. Pertemuan itu.... pertemuan yg hanya berjarak sekian hari dari masa-masa kelamku ternyata membawa cerita baru. Obrolan kecil yang terasa biasa-biasa saja, sekedar untuk bertegur sapa ternyata menjadi awal kisahku yg baru.
...
Kamu... seseorang yg tiba-tiba hadir disaat aku benar-benar merasa bebas dari siapapun. Awalnya aku sempat berfikir ini hanya sekedar pelarian karena memang rentang waktunya begitu singkat dengan sebelumnya. Aku sempat merasa tak yakin dengannya. Tapi seiring berjalannya waktu, dengan komunikasi yg semakin intens, aku mulai meyakinkan hatiku. Aku percaya kamu adalah orang baru yg sudah disiapkan Allah untukku. Dan aku mulai serius menjalani hubungan ini.
Kamu... yang tak pernah kuduga sebelumnya akan menjadi bagian dari hidupku. Kini menjadi bagian dari rangkaian cerita panjangku selanjutnya.
Kamu... seseorang yg sudah memberi semangat baru untukku. Seseorang yg memberiku harapan baru, rencana baru, dan impian baru. Seseorang yg sangat dewasa, penyayang, sabar, lucu, nyebelin, ngangenin. Iya, kamu... aku bahagia bersamamu sekarang. Denganmu aku ingin menata masa depan. Denganmu aku ingin menyempurnakan hidupku. Denganmu aku ingin bahagia seutuhnya.
Semua perbedaan yang ada pada diri kita semoga bisa menjadi penguat, bukan menjadi penghalang. Meskipun jarak memisahkan kita, tapi hati kita tetap menyatu. Aku percaya kamu bisa menjaga hatimu, begitupun aku.
Semoga hubungan yg kita jalani sekarang memang kehendak-Nya.
Semoga kita saling mencintai dan menyayangi juga karena-Nya.
Terus percaya dan yakin kepada-Nya. Tetap berusaha dan memohon jawaban terbaik dari-Nya.  Dan serahkan semua kepada-Nya.
Insya Allah , sayang, kita bisa :’)

With Love 

Rabu, 10 Juli 2013

Aku... Kamu...

Jujur kadang aku bingung dengan semua ini. perasaan yang kembali campur aduk, antara aku harus bertahan atau aku harus mencari penggantimu. Saat aku berusaha menjauh, seakan kamu tak mengizinkan aku melakukan itu. saat aku berusaha untuk kuat bertahan tanpamu, tapi seolah kamu hadir lalu memberi kekuatan untuk tetap bertahan menunggumu. Entahlah... seandainya aku bisa membaca fikiranmu, mungkin kisahku tidak akan serumit ini. tapi sayang... tak bisa.
Sadarkah kamu saat aku mengatakan aku tak lagi memiliki perasaan itu, sejujurnya persaan itu jauh lebih dalam dari sebelumnya. Saat aku mengatakan aku membenci apa yg kamu katakan, Sejujurnya aku ingin kamu kembali mengatakannya padaku. Saat aku mengatakan aku bercanda, sejujurnya itu adalah perasaanku sebenarnya. Saat aku mengatakan aku ingin pergi darimu, sejujurnya aku ingin kamu menahanku lalu memintaku untuk tetap menemanimu.
Apa yg aku lakukan tulus...
Apa yg aku lakukan itu benar dari hatiku...
Aku mau kamu...
Aku mau kita bersama, menjalani sisa-sisa hidup berdua. 

Kamis, 23 Mei 2013

terakhir

oke... sepertinya aku memang harus menutup semuanya. sudah tak ada lagi kesempatan untukku, sekalipun untuk sekedar menyapa. mungkin ini caramu agar aku bisa segera melupakanmu. tapi aku tak inginkan itu. aku hanya ingin menghapus semua perasaan yang dulu ada untukmu. bukan benar-benar kehilangan sosokmu. 
kamu...
kamu...
mungkin sekarang memang sudah saatnya aku harus segera mencari penggantimu. dan kamu... memang bukan untukku. :(

Rabu, 22 Mei 2013

#masA


Tuhaaan… aku sayang dia. Aku mau dia yang jadi pendamping hidupku. Menemaniku selamanya. Aku sudah terlalu cinta sama dia. Semua rasa ini sudah kutuangkan untuknya. fikiranku terus tertuju ke dia,Tuhan. Sungguh aku tak kuasa berpaling darinya. Meski kini aku dan dia tak bersama, aku masih berharap kuasamu Tuhan. Aku ingin dia bisa membalas semua rasaku, lalu kita bisa bersama selamanya. Aku tau aku hanya bisa berencana, aku hanya bisa merangkai cita. Selain itu semua ada di tanganMu .
Tuhaaann…. Kenapa semua impianku tdk sesuai rencana? Knapa kenyataan berkata lain? Kenapa aku harus merasakan sakit ini,Tuhan?? Aku sedang mencoba menjauh darinya. Berharap segalanya bisa kuakhiri sepenuhnya. Tapi kenapa aku tak mampu. Air mata ini terus mengalir deras saat aku mengingatnnya. Ini sakit Tuhan, sakit.  Aku terlanjur cinta, aku terlanjur sayang tanpa alasan. Aku tau cobaanmu pasti tak akan melebih batas kemampuanku ,Tuhan. Tapi knapa aku merasa tak mampu???
Aku tau pasti engkau punya rencana yg lebih baik untukku,Tuhan. Pasti sudah Kau siapkan seseorang untukku. Tapi kumohon segera pertemukan aku dengannya,Tuhan. Aku ingin segera mengakhiri rasa sakit ini. Entah itu bersama seseorang yg saat ini masih tetap paling aku sayang. Atau orag lain yang sudah Kau siapkan.
 Kini aku hanya bisa berserah padaMu,Tuhan

Minggu, 13 Januari 2013

semua tentang...

Sempat aku berniat untuk benar-benar menjauh, melupakan dan menghilang darinya. Mencoba untuk membuka hati untuk orang lain. Dan berharap “sakit” ku segera sembuh. Aku bosan terus-menerus berada dalam situasi ini. Situasi yang cukup menyakiti diriku sendiri. Aku mencintai seseorang yang tidak (bisa) mencintaiku.

Tapi semuanya tak bisa semudah yang dibayangkan. Saat kondisi sepi pasti fikiran tertuju ke dia. Memori – memori itu kembali  terkuak. Kebersamaan yang begitu singkat itu selalu terus terbayang. Semakin aku mencoba untuk benci, bayangnya  terasa semakin nyata.

Aku tau aku tak bisa terus menerus begini.  semua pasti ada akhir… seperti aku dan kamu. semoga tak ada sesal  dalam dirimu yang sudah menyia – nyiaka seseorang yang benar mencintai dan menyayangimu. Aku pun tak menyesal bisa mengenalmu sedikit lebih dari biasanya meskipun hanya sejenak. Akan kujadikan kisah itu sebagai kenangan terindahku bersamamu.

Semoga kelak kita bisa bertemu lagi dengan kisah kita masing – masing. Semoga kita bisa bahagia meskipun kita tak bisa bersama.

Thanks buat sedikit waktunya. Dan itu berharga :’) :*

feeling

16 Desember 2012



18 Desember 2012


22 desember 2012



02 januari 2013

Jumat, 11 Januari 2013

tentang aku dan kamu


20 desember 2012

Semuanya berakhir. Proses selesai di tanggal cantik itu. air mataku jatuh seketika saat kau mengatakan itu. sakiiit rasanya. Bukan hanya hatiku, tapi ragaku juga menyertainya. Emosiku tak terkendali lagi. Aku menangis sejadi – jadinya. Semua karena aku tak sanggup. Aku tak bisa jika harus secepat itu berhenti. Aku terlanjur sayang.
Sampai detik ini pun aku masih tak rela dan aku tak percaya semua berakhir seperti ini. Aku ingin semua kembali seperti sebelumnya. Aku ingi melanjutkan semua proses – proses itu, lalu mewujudkan impian ku untuk bersamamu. Aku tau itu sulit. Aku tau semua terasa tak mungkin lagi. Tapi … kurasakan sesuatu yang lain disini. Entah apa itu…
Aku percaya akan ada sebuah keajaiban. Entah keajaiban aku bisa segera ikhlas melepasmu, atau kamu bisa kembali padaku. Membuatmu bisa membalas sayangku, rinduku, dan cintaku. Lalu… KITA bersama.